Sebelum baca yang ini, baca postingan sebelumnya dulu y…
Ok, lanjut…
Kenapa harus dibahas?
Curios aja…
Kenapa harus reinkarnasi?
Karena aq sangat tertarik dengan konsep reinkarnasi…
Bagi aq, konsep reinkarnasi sangat masuk akal, bahkan dapat menjawab dengan sempurna beberapa pertanyaan aq…
Bahas donk…
Ok..
Demi kmu, apa sih yang engga
Yuk, kita mulai bahas…
Pertama-tama, sebelum masuk ke konsep reinkarnasi, kita harus tahu dasarnya dulu… yaitu karma…
Karma dan reinkarnasi ga terpisahkan, ga ada yang namanya reinkarnasi tanpa adanya karma…
Sekarang, apa sih karma?
Karma
Karma itu sebutan dalam bahasa sansekerta, bahasa indonesianya tindakan, bahasa inggrisnya action, bahasa jepangnya, halah2 kok malah belajar bahasa sih?? Lanjut ah, jadi karma itu bisa dibilang buah dari perbuatan kita atau akibat dari tindakan kita. Setiap kita melakukan sesuatu, pasti akan membawa efek, efek itu bisa baik bisa juga buruk… efek baik atau buruk itulah karma…
Supaya lebih mudah, aq kasih analogi aja y, semisal kmu sedang jalan n ngeliat kucing kecil yang kelaparan… karena kasian, akhirnya kmu kasih potongan roti kmu ke kucing tsb… tindakan kmu barusan tentu saja membawa akibat, akibat yang baik… rangkaian sebab-akibat tersebut disebut karma… di dalam Islam di sebut hukum kausal, hukum sebab-akibat…
Sekarang qt mulai masuk ke bahasan Islam-nya, karma dari sudut pandang Islam…
Ada ga sih? Dikenal ga sih?
Jawabnya ada, dan dikenal tentunya, walau dengan nama yang berbeda… hukum sebab-akibat, berkali2 qJJI bilang kalo semua perbuatan kita ada nilainya, perbuatan kita yang baik, disebut perbuatan baik (karma baik), akan membawa akibat baik (pahala / reward)… sedangkan perbuatan kita yg ga baik (karma buruk), akan membawa dampak yg ga baik (dosa / punishment).
Keliatannya sampai sini sudah pada paham ya tentang karma dan bahawasannya di Islam pun dikenal yang namanya karma walau disebut dengan sebutan yang berbeda…
Karma & Reinkarnasi
Sekarang qt bahas hubungan antara karma dan reinkarnasi, tadi kan udah aq bilang kalo tanpa adanya karma, ga ada yg namanya reinkarnasi, kok bisa gitu? Yaa karena sebab adanya reinkarnasi itu adalah kesempatan qt untuk memperbaiki diri…
Jadi ketika kita melakukan banyak tindakan (karma) dalam hidup, ada yang namanya karma baik dan karma buruk… ketika karma buruk kita begitu besar, maka mau ga mau kita harus menebusnya, membayarnya… agar qt menjadi “bersih” kembali… itulah sebab adanya reinkarnasi…
Pakai analogi aja y… Semisal ada orang, sebut aja fulan, dy ternyata dalam hidupnya banyak berbuat buruk, alhasil dy memiliki karma buruk… kalo pake bahasa kita, berdosa… karena dy masih berdosa, ketika meninggal dy masih belum dapat kembali ke Allah, kenapa? Karena Allah itu suci, bersih tanpa noda, kita ga bisa kembali ke Allah kalo kita masih “kotor”, masih berdosa, masih memiliki karma buruk…
Di situlah ada neraka, neraka berfungsi menghukum orang2 yang memiliki kesalahan, yang masih berdosa… pertanyaannya, apakah setelah dihukum di neraka maka orang2 tsb akan menjadi bersih sehingga dapat kembali ke Allah?? Ternyata engga, neraka emang “lembaga penghukum”, namun setelah dihukum, ternyata si fulan ga lantas bersih… karena dy masih punya hutang ke orang2 yang pernah disakiti olehnya… maka dy harus meminta maaf dengan membuat kebaikan ke orang2 yang pernah disakiti oleh dy… dengan cara, kembali ke dunia…
Jadi setelah “masa hukuman” di neraka abis, maka fulan harus kembali ke dunia lagi untuk membersihkan dy dari karma buruk dy terhadap semua yang pernah dy sakiti…
Nah, segitu kira2 cukup ya menggambarkan hubungan antara karma dengan reinkarnasi…
Sekarang, pokok bahasan…
Pernah ga berpikir tentang seberapa adilnya Allah? Well, pastinya sangat super duper adil banget, iya ga? Secara Dy Yang Maha Adil… nah kalo Allah adil, kenapa kok mesti ada yang lahir miskin? Ada yang cacat? Ada yang nasibnya buruk, ada yang berparas jelek?? Apa parameter Allah memberikan kesempatan baik ke satu orang dan tidak memberikan ke orang lainnya?? Eits, jangan berprasangka buruk dulu… Allah ga jahat lhoo… Dy baik, Maha Baik, juga Maha Penyayang, dan tentunya Maha Adil…
Pertanyaannya adalah, pernah ga sih qt memikirkan hal2 tersebut?? Inget, Allah menginginkan qt untuk berpikir lhoo… pasti tau kan kalo di Al Qur’an banyak banget ayat yang menyuruh kita untuk berpikir, menganalisis, mengkaji, serta menimba ilmu… bahkan untuk menimba ilmu, belajar sampai Cina pun ok, kata Nabi Muhammad…
Nah kalo gitu, kenapa orang lahir dengan dasar yang berbeda2? Apa yang menyebabkan Allah memberikan fulana kekayaan, fisik yang sehat dan bagus serta nasib baik, sedang fulani mendapatkan fisik yang tidak sehat, nasib tidak baik dan tidak kaya?
Kalo kita baca dari ayat-ayat ini:
Dan, musibah apa pun yang menimpamu, maka itu disebabkan oleh tindakanmu sendiri, dan Allah mengampuni sebagian besar kesalahanmu. (QS Asy-Syuura [42]: 30)
Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun, akan tetapi manusia sendiri yang berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.(QS Yunus [10]:44)
Bencana apa pun yang menimpamu semata-mata berasal dari dirimu sendiri.(QS An-Nisa [4]:79)
Hmm… jadi terbukti kan kalo Allah itu adil, ups.. Maha Adil maksudnya…
Jadi , kesimpulannya, segala sesuatu yang tidak enak yang menimpa qt, adalah akibat perbuatan qt sendiri… kita lahir dengan kondisi baik atau jelek, berparas tampan/cantik atau engga, kaya atau tidak… semua kita sendiri yang menentukan…
Pertanyaannya sekarang, kapan? Kapan kita berbuat? Kapan kita bertindak sehingga menghasilkan ganjaran yang baik serta ganjaran yang buruk??
Nah, mari kita berpikir… well, setelah aq pikirkan secara masak-masak… aq pikir, karena hal itu adalah akibat / ganjaran dari perbuatan qt, otomatis, kejadiannya adalah sebelum kehidupan kita di masa ini… sebelum kita lahir di kehidupan sekarang, alias ganjaran dari perbuatan qt di masa lalu, masa lampau… jadi bisa dibilang kehidupan sekarang adalah buah dari kehidupan masa lalu, kalo qt banyak berbuat yang baik, maka pada kehidupan sekarang kita akan merasakan manisnya kehidupan, nikmatnya hidup… namun kalo sebaliknya, yaa kita akan merasakan kehidupan yang pahit, sebagai balasan akan perilaku kita di masa lampau…