Feeds:
Posts
Comments

Speedy Sucks!!!

Bagaimana kinerja Telkom Speedy akhir-akhir ini:

Well, kata pepatah Cina, gambar menceritakan lebih dari seribu kata-kata, so check this out:

Yeah, right! Dan saya tinggal di Jakarta Selatan, jadi bagi mereka yg tinggal di daerah yg sama dan ada layanan selain Speedy, Go For It!! :)

Oh iya, saya langganan Speedy Unlimited 1 MBps lhoo, well seperti bahasa iklan mereka, “up to”.. dan inilah kecepatan aktual Telkom Speedy…

Ketika bencana terjadi…

Apakah karena Tuhan sedang marah?
Apakah karena Tuhan sedang ingin menguji kita?
Apakah karena Tuhan sedang memberikan kita cobaan?

Atau mungkin semua itu karena akibat perbuatan kita sendiri…
Dan sekarang kita sedang menanggung akibat dari perbuatan kita sendiri…

Dengan kata lain,
Tuhan tidak menyusahkan kita…
Tuhan tidak memberikan kita musibah…
Tuhan tidak memberikan kita bencana…

Dengan kata lain,
Kita lah yg betanggung jawab atas segala musibah yg menimpa diri kita sendiri…

Marilah kita berhenti berburuk sangka kepada Tuhan…
Marilah kita berhenti menyalahkan Tuhan atas segala musibah yg telah terjadi…

Segala apa yg terjadi dalam hidup kita, adalah akibat perbuatan kita sendiri…

Karena Tuhan Yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang…
Tidak pernah menyakiti kita…
Tidak pernah menyusahkan kita…
Tidak pernah memberi kita musibah / bencana…

Karena Tuhan Yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang…
Selalu mengasihi kita dengan Kasih-Nya yang tidak terbatas…
Selalu menyayangi kita dengan Cinta-Nya yang tidak terbatas…

————
Referensi:
————
Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun, akan tetapi manusia sendiri yang berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.(QS Yunus [10]:44)

Dan, musibah apa pun yang menimpamu, maka itu disebabkan oleh tindakanmu sendiri, dan Allah mengampuni sebagian besar kesalahanmu. (QS Asy-Syuura [42]: 30)

Bencana apa pun yang menimpamu semata-mata berasal dari dirimu sendiri.(QS An-Nisa [4]:79)

Speedy Lagi!!!!!!!!!!

Ok, kita kemarin sudah bahas tentang seberapa baiknya pelayanan pasang speedy…

Juga tentang kecepatan speedy dimana kalau malam bagus, stabil tapi kalau siang drop, ga bagus, dan pastinya ga stabil…

Setelah Speey mengumumkan program up to 1 Mbps-nya, peningkatan kecepatan memang ada, saya yang terbiasa dalam sehari mendownload 2-3 GB (tergantung kestabilan kecepatan pada hari itu… secara teori, koneksi 384 Kbps dapat mendownload sampai dengan 4 GB/hari…), setelah upgrade dapat mendownload di kisaran 4-6 GB/hari… Ini dikarenakan saya belum mendapatkan kecepatan 1 Mbps… Karena, secara teori, dengan kecepatan 1 Mbps dalan satu hari harusnya saya dapat mendonload sampai dengan 10 GB/hari….

Tapi kemaren, ada perbedaan… yg biasanya saya dapat kecepatan 400-500 Kbps (juga ga stabil), maka kemaren saya bisa dapet kecepatan 880 Kbps relatif stabil dari tengah malem sampe tengah malem lg… ^^
Alhasil kemaren tembus deh angka 8 GB… ^^

Aciik… aciik… kalo kayak gini rasanya enaaak banget deh pake Speedy… ^^

btw, ini skrinsut rata2 pemakaian harian speedy:

hmm… sebenernya rada males nulis tentang Ahmadiyah, terlalu banyak perdebatan dan sensitif sekali…

Trus kenapa nulis?

Mengeluarkan uneg-uneg aja… siapa tau aja ada yang kebetulan baca tulisan ini dan sependapat…Atau yang tadinya ga tau jadi tau… syukur2 setelah tahu juga bisa menyikapi seperti yang saya sikapi… ^^

Ok, sekarang kita mulai bahas…

Kenapa Ahmadiyah kontroversial?
Sesat bahkan kalo orang2 Islam pada umumnya bilang…

Sebenarnya ini lebih didasarkan karena Ahmadiyah mengakui adanya nabi setelah Nabi Muhammad SAW, dimana di mata sebagian besar umat Islam adalah nabi terakhir sekaligus nabi akhir jaman…

Apakah semua orang Ahmadiyah berpikiran seperti itu?

Engga, ada dua aliran di Ahmadiyah, yaitu Qadian dan Lahore, Qadian menganggap Mirza Ahmad Ghulam (pendiri Ahmadiyah) sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW, sedangkan Lahore menganggap Mirza Ahmad Ghulam sebagai mujaddid (pembaharu) Islam tetapi bukan sebagai nabi. Di Islam mainstream Indonesia (Sunni Mazhab Syafi’i), salah seorang yang dikenal sebagai mujaddid adalah Al-Ghazali (seorang filosof dan teolog muslim Persia).

note: Sebenarnya dari sini aja, kita ga boleh menganggap Ahmadiyah sama semuanya…
bagi yang ga setuju dengan aliran Ahmadiyah karena adanya pengakuan nabi setelah Nabi Muhammad SAW, maka mereka ga bisa menganggap Ahmadiyah yang mengakui Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir sebagai aliran sesat…
sudah jelas kan? yang dikomplain adalah adanya nabi baru yaitu Mirza Ahmad Ghulam, maka Ahmadiyah sesat…
masalahnya ga semua Ahmadiyah berpikiran seperti itu, ada dua aliran Ahmadiyah….
seharusnya aliran Ahmadiyah yang menganggap Mirza Ahmad Ghulam bukan nabi (Lahore) dan hanya sebagai guru dan atau mujaddid (pembaharu) saja tidak dikatakan sesat…
kesimpulannya, kalau permasalahannya hanya pada kasus “nabi baru”, maka paham Ahmadiyah Qadian yang dipermasalahkan, dan tidak melarang paham Ahmadiyah Lahore…   

Nah, di sini saya ga bakal bahas benar-salah-nya Ahmadiyah atau pandangan2 baik dari Ahmadiyah maupun Islam mainstream Indonesia (Sunni mazhab Syafi’i)… yang akan saya angkat hanya bagaimana kita menyikapi Ahmadiyah…

Ok, jadi ada perbedaan pandangan antara Ahmadiyah (dalah hal ini harusnya Qadian saja dan tidak sampai mengkaitkan Lahore) dengan umat Islam mainstream (pada umumnya / kebanyakan / mayoritas) di Indonesia….
pertanyaannya adalah, bagaimana sikap kita?

Haruskah kita bertindak anarkis?? haruskah kita bakar rumah2 pengikut Ahmadiyah??
Haruskah kita hancurkan mesjid2 Ahmadiyah??
Haruskah kita gebukin mereka?? Kita pukul mereka?? Kita PUKUL???

Sebelum kita jawab, coba kita bayangkan…
Bayangkan seandainya Nabi Muhammad SAW masih hidup dan ada di tengah2 kita, apa yang akan beliau lakukan??
Akankah beliau memerintahkan umatnya (yaitu kita) untuk menghancurkan rumah2 pengikut Ahmadiyah?? Untuk memukuli dan ngegebukin orang2 Ahmadiyah?? Akankah??? Akankah Nabi Muhammad SAW memerintahkan kita untuk berbuat seperti itu??

Jangan lupa, Nabi Muhammad SAW adalah seorang yang sangat santun, beliau juga seorang jujur yang baik hatinya…
Banyak sudah yang berbuat tidak menyenangkan ke beliau? apa sikap beliau?? beliau hanya tersenyum saja…
Tersenyum! 
Jangankan membalas, beliau pun tidak pernah menyimpan dendam, bahkan memaafkan …

Pasti sudah pernah dengar kisah Nabi SAW ketika sedang berdakwah dilempari batu kan? dicaci maki, diludahi, bahkan dilempari kotoran unta (atau kuda y?? hmm entahlah… ;p)… 
dan apa sikap nabi?? 
Betul, tidak membalas dengan kekerasan…
Tidak hanya tidak marah, beliau tidak menyimpan dendam, bahkan membalas dengan senyuman…
Senyuman yang ikhlas dan tulus dari hati…
Subhanallah, sungguh terpuji akhlak nabi kita, Nabi Muhammad SAW….

Sekarang, 1400 tahun kemudian, kisah ini adalah kisah kita…
Ada aliran yang memiliki perbedaan paham dengan kita…
Aliran tersebut masih mengakui bahwasannya tiada Tuhan selain Allah… (La ilah ha illallah…)
Aliran tersebut masih bersaksi bahwasannya tiada Tuhan selain Allah… (Asyhadu An La Ilaha Illallah…)
Aliran tersebut masih bersaksi bahwasannya Muhammad adalah utusan Allah… (Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah…)

Namun aliran tsb memiliki pandangan yang tidak selalu sama dengan Islam mainstream, sebutlah 1 contoh terkait dengan seorang tokoh yang bernama Mirza Ahmad Ghulam…

Sebagian pengikut aliran tsb memandang Mirza Ahmad Ghulam sebagai mujjadid, pembaharu… seorang guru… aliran ini (yaitu Lahore, seharusnya) tidak memiliki masalah dengan aliran Islam mainstream (dengan kata lain, tidak seharusnya kita memandang Ahmadiyah Lahore sesat…) 

Sebagian pengikut lainnya -masih dari Ahmadiyah namun dari aliran Qadian- memandang Mirza Ahmad Ghulam sebagai nabi… nabi penerus Nabi Muhammad SAW… ini yang berbeda… beda pemahaman dengan kita…

Lalu, bagaimana cara kita menyikapi aliran (Ahmadiyah Qadian) yang berbeda paham dengan kita itu??
Akankah kita bakar rumah2nya??
Akankah kita ludahi mereka? Kita caci maki mereka?
Akankah kita pukul mereka?? Kita gebukin??

Dan coba pikirkan bagaimana perasaan Nabi Muhammad SAW ketika melihat sikap umatnya yang membakar, meludahi, mencaci maki dan memukul aliran lain??
Apakah nabi akan setuju dengan sikap seperti itu?? 
Apakah nabi senang umatnya menjadi seorang yg pemarah, pembenci, pemukul, pembakar??

Atau nabi justru menginginkan kita untuk tidak marah, tidak membenci, tidak memukul/melakukan kekerasan??

Sebenarnya ini pertanyaan retorika…
Ga perlu kita jawab…
Kita semua sudah tahu jawabannya…

Jadi, marilah kita menjadi umat Muhammad SAW….
Umat seorang yang sabar, santun, jujur, adil, pemaaf dan murah senyum…

 

Hmm.. tampaknya selama ini nama Telkom Speedy sudah tidak baik ya di mata sebagian (besar :D ) masyarakat perkotaan di Indonesia… Saya masih ingat ketika di Jakarta terjadi kesalahan billing yang sampai merugikan pelanggan ratusan ribu rupiah, atau masalah-masalah jaringan semisal koneksi yang lambat, koneksi mati-hidup, lambat penanganan dan lain sebagainya…

Dulu, kalo denger nama produk Telkom Speedy, saya pasti bakal males banget dengernya, sudah sering bermasalah, pelayanan jelek, mahal pula… sangat2 ga worth it…

Bagaimana dengan sekarang?
Well, setelah gonta-ganti provider jasa internet (terakhir Indosat Matrix Broadband), akhirnya pada bulan April 2008 saya tertarik juga untuk mencoba Telkom Speedy.

Kenapa?
well, karena Indosat Matrix Broadband yang memiliki quota 1,2 GB seharga 350rb/bln saya anggap kemahalan….

Trus kalo mahal, kenapa selama ini pake itu??
Yaa, sebenarnya terpaksa sih… abis internet sudah menjadi bagian hidup saya sih (can’t live without it kalo kata orang bule ;p), jadi mau ga mau harus ada koneksi internet kan?? Dan sampai saat itu yang worth it -menurut saya tentu saja- adalah Indosat Matrix Broadband…

Trus kenapa ganti ke Telkom Speedy?
Nah, ini semua sebenarnya gara-gara liat iklan Speedy yang lagi promo, daftar sekarang (April 2008 waktu itu) bisa dapat modem ADSL seharga 99rb, padahal biasanya modem ADSL berkisar 300-500rb… ga hanya itu, ada lagi promo Speedy untuk pendidikan dimana kalau di rumah ada orang (Bapak, Ibu atau saudara) yang menjadi tenaga pendidik (dosen/guru) maka akan mendapatkan diskon 40% sampai akhir tahun 2008. Kebetulan banget Bapak saya adalah seorang tenaga pengajar.

Jadi, kalau saya pakai matrix maka saya akan membayar 350rb/bln dan mendapat quota 1,2 GB,
sedangkan kalau saya pakai speedy maka saya akan membayar 450rb/bln dan mendapat quota unlimited.

Apa hanya itu aja perbedaanya?
Yaa engga juga sih, Matrix memiliki dua keunggulan dibanding Speedy,
1. Mobile (bisa dimana aja selama ada sinyal Matrix, ini sangat cocok untuk saya yang suka bolak-balik Jakarta-Bandung)
2. Kecepatan super tinggi, 3,5G, up to 3.6Mbps (up to 600 KB/s, wow) cuman untuk satu ini ga saya nikmati sih ;p soalnya saya pakenya hand phone Sony Ericsson K800i untuk konek, jadinya cuman dapet kecepatan 3G, mayan sih bisa dapet 40 KB/s alias 384 kbps…

Kalau keunggulan Speedy?
1. Unlimited. Ini killer banget deh… unbeatable
2. hmm.. apa y?? :D

Nah, kalo disesuaikan dengan kebutuhan saya, saya pastinya bakal beratin banget keunggulan Speedy yang unlimited, secara ketika pake Matrix saya pasti over quota dan harus bayar 100-200 rb lebih mahal dari abonemen bulanan, itu pun sudah dihemat lhoo pakenya T_T

Jadi??
ganti ke Speedy dehh…

Nah, balik lagi ke pertanyaan awal, gimana pelayanannya???
Hmm… Saya ceritain aja ya dari awal…
Setelah liat iklan promo tsb, saya kontak 147 untuk nanya2… ternyata iklan itu memang benar (maklum, takut adanya jebakan2 maut dibalik promo yang menggiurkan ;p), jadi setelah yakin, saya putuskan untuk pasang… Naah di sini lagi nih yang keren, mbak2 di 147 bilang kalo saya ga perlu ke Telkom Plasa, cukup registrasi di 147, persiapkan dokumen2 yang dibutuhkan, nanti orang Telkom yang bakal datang ke rumah untuk mengambil dokumen dan pasang modem…

Waah, asyik kan?? trus saya tanya berapa lama prosesnya… kata mbak2 tadi, 1-3 hari kerja… alhasil saya daftar deh di 147… o ya, saya telpon hari minggu pagi…
Ternyata, keesokan harinya, hari senin siang, orang Telkom datang ngambil dokumen dan pasang modem, sore beres dan udah bisa konek…

Jadi, kesimpulannya, jujur aja,nama Telkom Speedy ga jelek lagi di mata saya…
bagus malah… walau memang ga wah banget sih… soalnya baru seminggu pasang sudah pernah down 2x… ga bisa dipake sama sekali… memang sih hanya beberapa jam, cuman kan kurang nyaman aja, walau saya juga maklum sih… ^^

dan sekarang sudah pakai lebih dari satu bulan belum pernah down lagi, walau memang kecepatan kadang suka ga stabil…
secara teori up to 384 kbps, maka kecepatan donlod rate-nya adalah up to 48 KB/s… dan selama ini saya bisa dapatkan stabil di 40 KB/s (320 kbps), walau kalau siang hari suka turun jadi ke 20-30 KB/s…

Nah, setelah promo 1 Mbps, saya kalau malam bisa dapetin donlod rate 100 KB/s (800 Kbps atau 0,8 Mbps), walau memang kalo siang masih suka dapet 40-an KB/s T_T

yaah walau bagaimana pun, ini udah oke banget-lah untuk kebutuhan saya saat ini…
semoga Speedy bisa memperbaiki jaringannya lagi sehingga bisa lebih ok lagi… ^^

btw, ini ada skrinsut sewaktu masih merasakan 1 Mbps (125 KB/S)…

sayang akhir2 ini hanya bisa dapat segini:

yang artinya hanya bisa mendonlod dengan kecepatan sekitar 70 KB/s… T_T

Sebelum baca yang ini, baca postingan sebelumnya dulu y… ;)

Ok, lanjut…

Kenapa harus dibahas?

Curios aja…

Kenapa harus reinkarnasi?

Karena aq sangat tertarik dengan konsep reinkarnasi…

Bagi aq, konsep reinkarnasi sangat masuk akal, bahkan dapat menjawab dengan sempurna beberapa pertanyaan aq…

Bahas donk…

Ok..

Demi kmu, apa sih yang engga ;)

Yuk, kita mulai bahas…

Pertama-tama, sebelum masuk ke konsep reinkarnasi, kita harus tahu dasarnya dulu… yaitu karma…

Karma dan reinkarnasi ga terpisahkan, ga ada yang namanya reinkarnasi tanpa adanya karma…

Sekarang, apa sih karma?

Karma

Karma itu sebutan dalam bahasa sansekerta, bahasa indonesianya tindakan, bahasa inggrisnya action, bahasa jepangnya, halah2 kok malah belajar bahasa sih?? Lanjut ah, jadi karma itu bisa dibilang buah dari perbuatan kita atau akibat dari tindakan kita. Setiap kita melakukan sesuatu, pasti akan membawa efek, efek itu bisa baik bisa juga buruk… efek baik atau buruk itulah karma…

Supaya lebih mudah, aq kasih analogi aja y, semisal kmu sedang jalan n ngeliat kucing kecil yang kelaparan… karena kasian, akhirnya kmu kasih potongan roti kmu ke kucing tsb… tindakan kmu barusan tentu saja membawa akibat, akibat yang baik… rangkaian sebab-akibat tersebut disebut karma… di dalam Islam di sebut hukum kausal, hukum sebab-akibat…

Sekarang qt mulai masuk ke bahasan Islam-nya, karma dari sudut pandang Islam…

Ada ga sih? Dikenal ga sih?

Jawabnya ada, dan dikenal tentunya, walau dengan nama yang berbeda… hukum sebab-akibat, berkali2 qJJI bilang kalo semua perbuatan kita ada nilainya, perbuatan kita yang baik, disebut perbuatan baik (karma baik), akan membawa akibat baik (pahala / reward)… sedangkan perbuatan kita yg ga baik (karma buruk), akan membawa dampak yg ga baik (dosa / punishment).

Keliatannya sampai sini sudah pada paham ya tentang karma dan bahawasannya di Islam pun dikenal yang namanya karma walau disebut dengan sebutan yang berbeda…

Karma & Reinkarnasi

Sekarang qt bahas hubungan antara karma dan reinkarnasi, tadi kan udah aq bilang kalo tanpa adanya karma, ga ada yg namanya reinkarnasi, kok bisa gitu? Yaa karena sebab adanya reinkarnasi itu adalah kesempatan qt untuk memperbaiki diri…

Jadi ketika kita melakukan banyak tindakan (karma) dalam hidup, ada yang namanya karma baik dan karma buruk… ketika karma buruk kita begitu besar, maka mau ga mau kita harus menebusnya, membayarnya… agar qt menjadi “bersih” kembali… itulah sebab adanya reinkarnasi…

Pakai analogi aja y… Semisal ada orang, sebut aja fulan, dy ternyata dalam hidupnya banyak berbuat buruk, alhasil dy memiliki karma buruk… kalo pake bahasa kita, berdosa… karena dy masih berdosa, ketika meninggal dy masih belum dapat kembali ke Allah, kenapa? Karena Allah itu suci, bersih tanpa noda, kita ga bisa kembali ke Allah kalo kita masih “kotor”, masih berdosa, masih memiliki karma buruk…

Di situlah ada neraka, neraka berfungsi menghukum orang2 yang memiliki kesalahan, yang masih berdosa… pertanyaannya, apakah setelah dihukum di neraka maka orang2 tsb akan menjadi bersih sehingga dapat kembali ke Allah?? Ternyata engga, neraka emang “lembaga penghukum”, namun setelah dihukum, ternyata si fulan ga lantas bersih… karena dy masih punya hutang ke orang2 yang pernah disakiti olehnya… maka dy harus meminta maaf dengan membuat kebaikan ke orang2 yang pernah disakiti oleh dy… dengan cara, kembali ke dunia…

Jadi setelah “masa hukuman” di neraka abis, maka fulan harus kembali ke dunia lagi untuk membersihkan dy dari karma buruk dy terhadap semua yang pernah dy sakiti…

Nah, segitu kira2 cukup ya menggambarkan hubungan antara karma dengan reinkarnasi…

Sekarang, pokok bahasan…

Pernah ga berpikir tentang seberapa adilnya Allah? Well, pastinya sangat super duper adil banget, iya ga? Secara Dy Yang Maha Adil… nah kalo Allah adil, kenapa kok mesti ada yang lahir miskin? Ada yang cacat? Ada yang nasibnya buruk, ada yang berparas jelek?? Apa parameter Allah memberikan kesempatan baik ke satu orang dan tidak memberikan ke orang lainnya?? Eits, jangan berprasangka buruk dulu… Allah ga jahat lhoo… Dy baik, Maha Baik, juga Maha Penyayang, dan tentunya Maha Adil…

Pertanyaannya adalah, pernah ga sih qt memikirkan hal2 tersebut?? Inget, Allah menginginkan qt untuk berpikir lhoo… pasti tau kan kalo di Al Qur’an banyak banget ayat yang menyuruh kita untuk berpikir, menganalisis, mengkaji, serta menimba ilmu… bahkan untuk menimba ilmu, belajar sampai Cina pun ok, kata Nabi Muhammad…

Nah kalo gitu, kenapa orang lahir dengan dasar yang berbeda2? Apa yang menyebabkan Allah memberikan fulana kekayaan, fisik yang sehat dan bagus serta nasib baik, sedang fulani mendapatkan fisik yang tidak sehat, nasib tidak baik dan tidak kaya?

Kalo kita baca dari ayat-ayat ini:

Dan, musibah apa pun yang menimpamu, maka itu disebabkan oleh tindakanmu sendiri, dan Allah mengampuni sebagian besar kesalahanmu. (QS Asy-Syuura [42]: 30)

Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun, akan tetapi manusia sendiri yang berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.(QS Yunus [10]:44)

Bencana apa pun yang menimpamu semata-mata berasal dari dirimu sendiri.(QS An-Nisa [4]:79)

Hmm… jadi terbukti kan kalo Allah itu adil, ups.. Maha Adil maksudnya… :)

Jadi , kesimpulannya, segala sesuatu yang tidak enak yang menimpa qt, adalah akibat perbuatan qt sendiri… kita lahir dengan kondisi baik atau jelek, berparas tampan/cantik atau engga, kaya atau tidak… semua kita sendiri yang menentukan…

Pertanyaannya sekarang, kapan? Kapan kita berbuat? Kapan kita bertindak sehingga menghasilkan ganjaran yang baik serta ganjaran yang buruk??

Nah, mari kita berpikir… well, setelah aq pikirkan secara masak-masak… aq pikir, karena hal itu adalah akibat / ganjaran dari perbuatan qt, otomatis, kejadiannya adalah sebelum kehidupan kita di masa ini… sebelum kita lahir di kehidupan sekarang, alias ganjaran dari perbuatan qt di masa lalu, masa lampau… jadi bisa dibilang kehidupan sekarang adalah buah dari kehidupan masa lalu, kalo qt banyak berbuat yang baik, maka pada kehidupan sekarang kita akan merasakan manisnya kehidupan, nikmatnya hidup… namun kalo sebaliknya, yaa kita akan merasakan kehidupan yang pahit, sebagai balasan akan perilaku kita di masa lampau…

Reinkarnasi

Apa sih reinkarnasi itu?

Reinkarnasi adalah proses kelahiran kembali, dimana dipercaya seseorang yang meninggal itu hanya jasadnya dan bukan ruhnya. Ruh orang tersebut akan menitis kembali ke jasad baru untuk melanjutkan perjalanan hidupnya.

Reinkarnasi ada dimana saja?

Kepercayaan akan reinkarnasi dipercaya berasal dari India sejak 7000 tahun lalu. Kebudayaan kuno selain India, yaitu Mesir, Latin, Yunani pun mempercayai konsep kelahiran kembali.

Bagaimana proses reinkarnasi?

Pada awalnya, ruh berpisah dari sumber ruh, setelah mendapatkan jasad, ruh akan memulai pembelajaran hidupnya. Jika karena satu dan lain hal ruh tersebut tidak lulus/tidak dapat kembali ke suber ruh, maka ruh tersebut akan diberikan kesempatan untuk mempelajari kehidupan kembali. Dan akan terus berulang sampai ruh tersebut “lulus”.

Reinkarnasi & Islam

Ada ga sih reinkarnasi dalam Islam?

Islam terbagi banyak aliran dan mazhab. Di Indonesia, mayoritas pengikut Islam berasal dari kalangan Sunni mazhab Imam Syafi’i. Menurut Imam Syafi’i reinkarnasi tidak ada, jadi menurut kalangan Islam Sunni mazhab Syafi’i, reinkarnasi tidak ada.

Bagaimana menurut Imam lain?

Di Sunni, terbagi 4 madzhab, yaitu Imam Hanifah, Malik, Syafii, Hambali. Di keempat mazhab tersebut tidak dikenal adanya konsep reinkarnasi.

Selain Sunni masih ada aliran Islam yang lain, yaitu Syi’ah. Dari 12 imam yang diakui secara luas oleh kalangan syi’ah pada umumnya juga tidak ada konsep reinkarnasi. Ada satu imam syi’ah, yang berpendapat bahwasannya ada kelahiran kembali (konsep dua kelahiran), imam tersebut berpendapat bahwa nanti di akhir zaman ketika Imam Mahdi & Nabi Isa datang, maka manusia-manusia akan diberikan kesempatan kedua untuk bertobat, di sinilah manusia-manusia yang telah meninggal dihidupkan untuk kali keduanya.

Selain di dua aliran besar Islam (Sunni & Syi’ah) ada ga sih konsep reinkarnasi?

Ga ada.

Jadi reinkarnasi ga ada donk dalam Islam?

Belum tentu!

Kenapa?

Tidak dipelajari secara eksplit dalam Islam, tidak dikenal oleh para Imam, tidak dibahas secara umum oleh Nabi Muhammad saw bukan berarti tidak ada.

Kenapa?

Semisal hukum alam seperti gravitasi, Al Qur’an maupun As Sunnah tidak pernah menyinggungnya sama sekali, Nabi SAW juga tidak pernah membahasnya secara khusus, para Imam besar(baik dari Sunni maupun Syi’ah) ga pernah menyinggungnya. Tapi bukan berarti hukum gravitasi ga ada.

Tapi itu kan hukum gravitasi, hukum alam, hukum fiska.

Tepat, sama seperti hukum gravitasi yang hukum alam, hukum reinkarnasi juga hukum alam.

Kalo ada orang jatuh dari lantai 52, ga peduli dia muslim atau bukan, beriman atau tidak, dia pasti akan jatuh ke bawah dan mati. Hukum gravitasi.

Hal yang sama terjadi dengan skema perjalanan ruh, kalo ruh seseorang ga lulus(belum pantas kembali ke sumber ruh) maka ruh tersebut akan kembali ke dunia, dengan jasad baru, untuk mempelajari kehidupan kembali. Untuk lebih jelasnya, seseorang meninggal, tetapi dia bukan orang yang maksum(baik/suci), maka ruh orang tersebut belum pantas untuk kembali ke sumber dari segala sumber, belum pantas kembali kepada Allah swt. Maka dari itu, karena Allah Maha Pemaaf, ruh tersebut akan diberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, dengan lahir kembali ke dunia dan dapat beribadah kembali.

Well, ok, cukup masuk akal, cuman masak iya sih ga ada satu pun aliran Islam yang membahas sedikiiit aja tentang reinkarnasi?

Well, ada sih. Beberapa aliran tasawuf ada yang membahas reinkarnasi, cuman tetep aja dirahasiakan. Agar tidak bertumburan dengan paham Islam yang sudah ada.

Kalo itu memang benar, kenapa harus disembunyikan?

Karena, bagi yang belum paham atau baru belajar Islam bisa merusak akidah. Semisal ada orang yang baru belajar dan tahu akan konsep reinkarnasi, maka ada kemungkinan dia akan malas beribadah karena merasa memiliki kesempatan kedua untuk seterusnya, sehingga dia tidak berusaha untuk beribadah dengan baik.

Nah, trus kalo kayak di Al Qur’an atau As Sunnah ada ga?

Tidak ada secara eksplisit tapi memang memungkinkan secara implisit. Artinya ada beberapa ayat Al Qur’an yang mengindikasikan reinkarnasi memang ada. Well, itu mungkin sebabnya kenapa di Al Qur’an selalu disuruh untuk berpikir, menganalisa dan lain sebagainya. Karena kita memang disuruh Allah untuk membaca & berpikir sehingga bisa menemukan kebenaran yang sesuai dengan tingkat pemahaman kita.

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.